Semua Guru BISA Menganalisis Soal
Otomatisasi analisis tingkat kesukaran, daya pembeda 27%, validitas butir, reliabilitas KR-20 / Cronbach Alpha, serta efektivitas distraktor dengan rekomendasi pedagogis otomatis.
Total Proyek Analisis
Analisis Selesai
Total Soal Dianalisis
Status Mesin CTT
-
Reliabilitas Tes
Rata-rata Nilai (100)
Peserta & Butir
Status Rekomendasi
| No | Tipe | Kunci | Kesukaran (P) | Daya Pembeda (D) | Validitas (r) | Rekomendasi | Tindak Lanjut Pedagogis | Aksi |
|---|
1. Tingkat Kesukaran (P)
Tingkat kesukaran mengukur proporsi siswa yang menjawab butir soal dengan benar.
P = (ΣX - N × Xmin) / [N × (Xmax - Xmin)] (Esai)
- P ≥ 0.70: Mudah (Hampir seluruh siswa menguasai)
- 0.30 ≤ P < 0.70: Sedang (Rentang optimal untuk membedakan siswa)
- P < 0.30: Sukar (Hanya siswa kelompok atas yang mampu menjawab)
2. Daya Pembeda (D) - Metode 27% Kelompok Atas-Bawah
Kemampuan butir soal membedakan peserta didik berkemampuan tinggi (kelompok atas) dan berkemampuan rendah (kelompok bawah).
- D ≥ 0.40: Sangat Baik
- 0.30 ≤ D < 0.40: Baik
- 0.20 ≤ D < 0.30: Cukup (Perlu perbaikan redaksi/distraktor)
- D < 0.20: Buruk (Disarankan dibuang/diganti)
- D < 0.00: Sangat Buruk (Negatif / Anomali / Kunci terindikasi salah)
3. Validitas Butir (Corrected Item-Total Correlation)
BISA menggunakan koreksi Guilford (part-whole correction) agar korelasi butir dengan skor total tidak mengalami bias inflasi buatan. Nilai r-hitung dibandingkan dengan r-tabel pada signifikansi 5% (α = 0.05).
4. Reliabilitas Tes (KR-20 & Cronbach's Alpha)
Mengukur kekonsistenan internal instrumen evaluasi. Butir pilihan ganda dihitung dengan KR-20, sedangkan soal esai / campuran menggunakan Cronbach's Alpha. Nilai ≥ 0.70 menandakan tes reliabel untuk evaluasi hasil belajar siswa.
5. Panduan 8 Format Soal Evaluasi & Asesmen Nasional (AKM)
Aplikasi BISA mendukung penuh seluruh model instrumen evaluasi modern Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk SD dan SMP: